Pages

Sabtu, 14 November 2009

10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB

Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba...!

Meremove Alat USB Dengan 1 Kali Klik Dengan USB SAFELY REMOVE

Bagi anda yang sedang memerlukan software yang dapat dengan mudah menstop alat-alat usb anda pada windows xp atau vista hanya dengan satu kali klik dapat menggunakan software USB Safely Remove.

Fungsi USB Safely Remove
1. Data anda tidak akan hilang dengan menggunakan software ini
2. Dapat menggunakan shortcut untuk menstop alat-alat usb yang terpasang
3. Menghemat waktu, karena alat-alat usb anda dapat di stop dengan 1 kali klik. Kadang- kadang fungsi bawaan Windows seringkali tidak dapat menstop alat-alat usb yang terpasang sehingga data yang ada didalamnya bisa hilang yang lebih parahnya lagi dapat merusak
alat USB anda

Safely Remove Dalam 1 kali klik Berapa banyak klik untuk menstop alat-alat usb anda. Anda dapat mengarahkan kursor mouse pada sistem tray icon untuk menampilkan menu stop, dan mengklik safely remove untuk menstop alat-alat usb anda


Mengapa suatu alat usb tidak dapat dihentikan apabila suatu alat usb tidak dapat dihentikan, USB Safely Remove dapat menampilkan proses yang sedang berjalan pada latar belakang yang menyebabkan suatu alat usb tidak dapat distop. Anda dapat mengakhiri proses dan mengulanginya sekali lagi.


Menghentikan banyak alat usb dengan shortcut melalui keyboard
Anda dapat menggunakan global shortcut melalui keyboard (Win+S sebagai setingan awal Shortcut) untuk menampilkan stop menu, dan memeriksa pengaturan "Stop immediately" dan program akan menstop alat-alat usb yang
terpasang.


Properti Alat USB Dimenu ini anda dapat mengganti nama alat, merubah gambar alat-alat usb an mengganti shortcut keyboard untuk menstop alat - alat usb.


"Personalized" safely remove Anda dapat mengganti sebuah gambar suatu alat dari sebuah folder gambar dalam harddisk, pilih salah satu gambar yang anda inginkan dengan format gambar seperti JPG, PNG, BMP, dan ICO.

Pengaturan Dimenu ini anda dapat mengubah pengaturan yang diinginkan misalnya menjalankan software ini ketika startup windows.

Mengatur semua alat usb melalui menu utama Anda dapat mendrag alat usb dari tersembunyi/Hidden ke tampilkan/Displayed pada menu ini.



Menstop Alat USB Dengan Command Prompt
Anda dapat menstop alat - alat usb anda yang terpasang melalui baris perintah / command line.



Anda dapat mendowload softwarenya pada alamat ini :
http://www.4shared.com/file/48315117/ecc8a711/USB_Safely_Remove_402665.html?s=1

Kamis, 12 November 2009

10 Tips Mengamankan Windows Xp

Windows XP Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Net Applications menunjukkan bahwa Windows XP masih merupakan sistem operasi yang terbanyak digunakan di dunia dengan prosentase di bulan November 2008 mencapai 66.31%.

Berdasarkan hasil survey tersebut menunjukkan bahwa Windows XP masih menjadi sistem operasi terfavorit di dunia. Dengan banyaknya pengguna Windows XP di dunia maka akan menjadi incaran para penjahat internet untuk memanfaatkan celah keamanan yang ada di Windows XP. Bagaimana caranya mengamankan Windows XP anda?

Dibawah ini 10 tips keamanan untuk pengguna Windows XP:

1. Matikan fitur-fitur yang membahayakan

Sistem Microsoft Windows hadir dengan sejumlah fitur yang aktif secara default yang sebenarnya hanya berpengaruh sedikit (atau tidak sama sekali) dan bahkan sejumlah fitur itu bisa membahayakan. Diantara fitur-fitur tersebut diantaranya fitur Autorun,akun Guest dan bahkan Automatic Updates — karena dengan membiarkan seseorang di markas Microsoft memutuskan kapan perubahan berlaku pada sistem kita tanpa dia mengetahui software apa saja yang ada didalam sistem kita maka itu adalah ide yang buruk. Microsoft Windows menyediakan banyak fitur yang aktif secara default namun secara perspektif keamanan justru dapat beresiko. Tiap fitur yang ada tersebut memiliki resiko tersendiri dan apabila memang kita tidak membutuhkan maka dinon-aktifkan saja.

2. Matikan service yang tidak perlu

Sama seperti halnya dengan tips nomer 1 maka kita pun dapat menon-aktifkan service yang kadang tidak kita butuhkan seperti halnya: IIS, Remote Registry, Simple File Sharing, SSDP Discovery Service dll.

3. Terapkan praktek aktivitas ber-email yang baik

Ancaman virus banyak datang dari luar seperti mendownload attachment e-mail yang ternyata berisi virus atau mengklik link yang ternyata mengarah kepada situs berbahaya. Maka dari itu lakukan aktivitas e-mail yang aman agar sistem kita pun menjadi aman.

4. Instal dan selalu update software pelindung malware

Memiliki software pelindung dari malware di Windows XP adalah kewajiban dan selalu mengupdate antivirus dan antispyware adalah keharusan karena perkembangan malware yang begitu cepat sehingga untuk menjamin keamanan komputer anda maka pastikan untuk selalu mengupdate software antivirus dan antispyware kita.

5. Update software lainnya juga selain Microsoft Windows

Yang membutuhkan update tidak hanya sistem Windows XP kita saja tapi begitu juga dengan software-software lainnya seperti Firefox, Adobe Reader. Jangan lupakan untuk selalu mengupdate software-software lain tersebut karena kelemahan pada suatu software karena tidak di-update akan dapat menjadi celah bagi para penjahat cyber.

6. Teliti dan tes dahulu sebelum menerapkan update

Jika kita memiliki satu komputer khusus yang bisa digunakan untuk 'uji-coba' maka siapkanlah komputer itu untuk menguji update terbaru dari software yang kita miliki, hal ini penting dilakukan karena update software terbaru dapat juga menyebabkan crash atau masalah keamanan pada komputer kita.

7. Cari alternatif dari program yang sudah ada secara default

Software default bawaan Windows XP seperti Internet Explorer kadang tidak memuaskan dan sering bermasalah. Untuk itu maka cobalah cari alternatif browser lain diluar sana. Google Chrome, Mozilla Firefox dan Opera dapat menjadi browser alternatif yang mungkin bisa menjadi browser utama bagi Windows XP kita. Begitupun dengan aplikasi seperti Yahoo Messenger, kita dapat menemukan aplikasi alternatif pengganti Yahoo Messenger yang mungkin lebih bagus seperti Pidgin yang sudah mendukung plugin enkripsi OTR.

8. Gunakan firewall desktop yang berkualitas

Selain aplikasi antivirus dan antispyware, aplikasi firewall desktop juga sangat penting dalam melindungi sistem Windows kita. Meskipun sudah ada aplikasi firewall desktop bawaan Windows namun kita tidak dapat berharap banyak darinya dan coba pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi firewall desktop dari luar.

9. Teliti dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan Windows XP

Apakah kita menggunakan Windows XP karena merasa Windows XP lebih aman atau lebih nyaman digunakan? Jika kita merasa membutuhkan sistem operasi yang aman untuk komputer kita dan kita anggap Windows XP dapat memenuhinya maka tidak ada masalah tapi kita pun bisa melirik beberapa sistem operasi lainnya seperti Linux, FreeBSD, MacOS X atau juga Windows Vista. Sesuaikan sistem operasi dengan kebutuhan kita.

10. Lindungi sistem kita sama halnya kita melindungi dengan sistem lainnya

Beberapa tips umum untuk melindungi sistem operasi seperti: gunakan password yang kuat, update software, matikan service yang tidak perlu, lakukan enkripsi data, lindungi dengan membackup data, jangan mempercayai jaringan luar, gunakan power supply yang tidak bermasalah dan selalu awasi jaringan dapat juga diterapkan pada Windows XP.

MEMPERCEPAT KINERJA KOMPUTER


Ada banyak cara untuk mengoptimalkan kinerja komputer atau laptop kita yang super lambat.
Biasanya kita harus hack system komputer kita sendiri dari regedit atau dengan cara-cara aneh yang cukup ribet.

Kalau untuk yang ahli sih gak masalah, nah kalau untuk yang baru nyentuh komputer pasti cara hacking system komputer untuk mempercepat kinerja komputer sangat membingungkan…
Belum lagi di tambah dengan memasukan script-script aneh dengan bahasa dewa hehehe

Sebenarnya ada cara yang sangat mudah untuk membuat kinerja komputer kita menjadi cepat. Gak usah pake ribet. hanya dengan mendownload software speed gear maka komputer yang lambat kayak honda cup 70 bisa berubah jadi cepat kayak Yamaha RX king wkwkwkwkwwkwk
Pokok intinya tuh sopwer bisa membuat komputer yang lambat jadi cepat.

Pertama download dulu softwernya disini
Habis itu unzip dengan winrar/winzip
Disitu ada file Serial number yang harus kamu masukkan kalau kamu sudah menjalankan program speed gear. Tool ini juga bisa mempercepat internet dan mempercepat download. Tapi ingat kalau kamu menggunakan GRPS untuk modem dan mempunyai batasan kuota, sebaiknya jangan menggunakan alat ini sewaktu koneksi ke internet.
Loh kenapa???
Gak kenapa-kenapa sih….. cuma aku takut pulsa kamu bengkak aja hahahaha
Tuh tool juga membuat laju bandwidth jadi bergerak sangat cepat


Oke deh selamat mencoba aja……

MENGHAPUS VIRUS New Folder.exe

Salah satu virus yang sering ditemui dan dapat menular melalui USB Flasdisk adalah virus New Folder.exe. Jika sudah menginfeksi, maka akan terbentuknya berbagai folder tipuan yang terdapat pada drive terutama removable drive. Sehingga banyak folder yang berekstensi .exe sesuai dengan nama folder yang terdapat pada drive. Juga dapat mematikan berbagai servis Windows seperti disable taskmanager, disable regedit, disable folder options.

Nama-nama folder yang sering dibuat adalah New Folder.exe regsvr.exe dan berbagai folder yang ada di mana folder asli namanya dibuat seolah-olah folder asli tapi memiliki ekstensi .exe, virus ini kadang tidak terdeteksi oleh berbagai antivirus.

Berikut berbagai cara yang dapat digunakan untuk menghapus virus ini. Sebelum melakukan pembersihan terhadap virus ini non aktifkan semua koneksi jaringan. Menghapus virus secara manual, silakan enable folder options terlebih dahulu dengan menggunakan tools ini kemudian perlihatkan semua ekstensi file dengan meng-uncek pada ‘Hide extensions for known file types’ dari folder menu Folder Options. Buka jendela Search pada bagian ‘All or part of the file name:’ isikan *.exe dan pada ‘Look in:’ pilih pada semua drive. Silakan tekan tombol ‘cari’ (search). Nanti akan ditampilkan semua folder yang berekstensi .exe, silakan hapus ikon folder yang berekstensi .exe tadi. Cara berikutnya adalah dengan menggunakan bantuan tools removal, dalam hal ini kita menggunakan ComboFix.exe. Silakan download ComboFix.exe terlebih dahulu. Non aktifkan semua antivirus, karena tools ini kadang akan dianggap virus oleh antivirus. Jalankan tools ini pada Safe Mode. Selanjutnya ComboFix akan membuat restore point dan Windows akan restart. Setelah proses pencarian selesai, nanti akan ditampilkan daftar dari virus yang ditemukan, silakan hapus file virus yang ditemukan tadi termasuk file autorun.inf.

Akibat yang ditumbulkan oleh penggunaan ComboFix di luar dari tanggung jawab saya, atau baca cara penggunaannya terlebih dahulu dari sini.

Selanjutnya, bersihkan file yang menyebabkan virus ini dipanggil kembali ketika komputer direstart. Dengan cara menghapusnya dari registry editor dan msconfig, dan folder startup serta file Autorun.inf. Bila pembersihan telah selesai sebaiknya gunakan antivirus pada PC Anda sebagai pengawal, ketika adanya pemindahan data dari flashdisk dengan menggunakan antivirus seperti Avira.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat!

10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB

Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba...!

Meremove Alat USB Dengan 1 Kali Klik Dengan USB SAFELY REMOVE

Bagi anda yang sedang memerlukan software yang dapat dengan mudah menstop alat-alat usb anda pada windows xp atau vista hanya dengan satu kali klik dapat menggunakan software USB Safely Remove.

Fungsi USB Safely Remove
1. Data anda tidak akan hilang dengan menggunakan software ini
2. Dapat menggunakan shortcut untuk menstop alat-alat usb yang terpasang
3. Menghemat waktu, karena alat-alat usb anda dapat di stop dengan 1 kali klik. Kadang- kadang fungsi bawaan Windows seringkali tidak dapat menstop alat-alat usb yang terpasang sehingga data yang ada didalamnya bisa hilang yang lebih parahnya lagi dapat merusak
alat USB anda

Safely Remove Dalam 1 kali klik Berapa banyak klik untuk menstop alat-alat usb anda. Anda dapat mengarahkan kursor mouse pada sistem tray icon untuk menampilkan menu stop, dan mengklik safely remove untuk menstop alat-alat usb anda


Mengapa suatu alat usb tidak dapat dihentikan apabila suatu alat usb tidak dapat dihentikan, USB Safely Remove dapat menampilkan proses yang sedang berjalan pada latar belakang yang menyebabkan suatu alat usb tidak dapat distop. Anda dapat mengakhiri proses dan mengulanginya sekali lagi.


Menghentikan banyak alat usb dengan shortcut melalui keyboard
Anda dapat menggunakan global shortcut melalui keyboard (Win+S sebagai setingan awal Shortcut) untuk menampilkan stop menu, dan memeriksa pengaturan "Stop immediately" dan program akan menstop alat-alat usb yang
terpasang.


Properti Alat USB Dimenu ini anda dapat mengganti nama alat, merubah gambar alat-alat usb an mengganti shortcut keyboard untuk menstop alat - alat usb.


"Personalized" safely remove Anda dapat mengganti sebuah gambar suatu alat dari sebuah folder gambar dalam harddisk, pilih salah satu gambar yang anda inginkan dengan format gambar seperti JPG, PNG, BMP, dan ICO.

Pengaturan Dimenu ini anda dapat mengubah pengaturan yang diinginkan misalnya menjalankan software ini ketika startup windows.

Mengatur semua alat usb melalui menu utama Anda dapat mendrag alat usb dari tersembunyi/Hidden ke tampilkan/Displayed pada menu ini.



Menstop Alat USB Dengan Command Prompt
Anda dapat menstop alat - alat usb anda yang terpasang melalui baris perintah / command line.



Anda dapat mendowload softwarenya pada alamat ini :
http://www.4shared.com/file/48315117/ecc8a711/USB_Safely_Remove_402665.html?s=1

10 Tips Mengamankan Windows Xp

Windows XP Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Net Applications menunjukkan bahwa Windows XP masih merupakan sistem operasi yang terbanyak digunakan di dunia dengan prosentase di bulan November 2008 mencapai 66.31%.

Berdasarkan hasil survey tersebut menunjukkan bahwa Windows XP masih menjadi sistem operasi terfavorit di dunia. Dengan banyaknya pengguna Windows XP di dunia maka akan menjadi incaran para penjahat internet untuk memanfaatkan celah keamanan yang ada di Windows XP. Bagaimana caranya mengamankan Windows XP anda?

Dibawah ini 10 tips keamanan untuk pengguna Windows XP:

1. Matikan fitur-fitur yang membahayakan

Sistem Microsoft Windows hadir dengan sejumlah fitur yang aktif secara default yang sebenarnya hanya berpengaruh sedikit (atau tidak sama sekali) dan bahkan sejumlah fitur itu bisa membahayakan. Diantara fitur-fitur tersebut diantaranya fitur Autorun,akun Guest dan bahkan Automatic Updates — karena dengan membiarkan seseorang di markas Microsoft memutuskan kapan perubahan berlaku pada sistem kita tanpa dia mengetahui software apa saja yang ada didalam sistem kita maka itu adalah ide yang buruk. Microsoft Windows menyediakan banyak fitur yang aktif secara default namun secara perspektif keamanan justru dapat beresiko. Tiap fitur yang ada tersebut memiliki resiko tersendiri dan apabila memang kita tidak membutuhkan maka dinon-aktifkan saja.

2. Matikan service yang tidak perlu

Sama seperti halnya dengan tips nomer 1 maka kita pun dapat menon-aktifkan service yang kadang tidak kita butuhkan seperti halnya: IIS, Remote Registry, Simple File Sharing, SSDP Discovery Service dll.

3. Terapkan praktek aktivitas ber-email yang baik

Ancaman virus banyak datang dari luar seperti mendownload attachment e-mail yang ternyata berisi virus atau mengklik link yang ternyata mengarah kepada situs berbahaya. Maka dari itu lakukan aktivitas e-mail yang aman agar sistem kita pun menjadi aman.

4. Instal dan selalu update software pelindung malware

Memiliki software pelindung dari malware di Windows XP adalah kewajiban dan selalu mengupdate antivirus dan antispyware adalah keharusan karena perkembangan malware yang begitu cepat sehingga untuk menjamin keamanan komputer anda maka pastikan untuk selalu mengupdate software antivirus dan antispyware kita.

5. Update software lainnya juga selain Microsoft Windows

Yang membutuhkan update tidak hanya sistem Windows XP kita saja tapi begitu juga dengan software-software lainnya seperti Firefox, Adobe Reader. Jangan lupakan untuk selalu mengupdate software-software lain tersebut karena kelemahan pada suatu software karena tidak di-update akan dapat menjadi celah bagi para penjahat cyber.

6. Teliti dan tes dahulu sebelum menerapkan update

Jika kita memiliki satu komputer khusus yang bisa digunakan untuk 'uji-coba' maka siapkanlah komputer itu untuk menguji update terbaru dari software yang kita miliki, hal ini penting dilakukan karena update software terbaru dapat juga menyebabkan crash atau masalah keamanan pada komputer kita.

7. Cari alternatif dari program yang sudah ada secara default

Software default bawaan Windows XP seperti Internet Explorer kadang tidak memuaskan dan sering bermasalah. Untuk itu maka cobalah cari alternatif browser lain diluar sana. Google Chrome, Mozilla Firefox dan Opera dapat menjadi browser alternatif yang mungkin bisa menjadi browser utama bagi Windows XP kita. Begitupun dengan aplikasi seperti Yahoo Messenger, kita dapat menemukan aplikasi alternatif pengganti Yahoo Messenger yang mungkin lebih bagus seperti Pidgin yang sudah mendukung plugin enkripsi OTR.

8. Gunakan firewall desktop yang berkualitas

Selain aplikasi antivirus dan antispyware, aplikasi firewall desktop juga sangat penting dalam melindungi sistem Windows kita. Meskipun sudah ada aplikasi firewall desktop bawaan Windows namun kita tidak dapat berharap banyak darinya dan coba pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi firewall desktop dari luar.

9. Teliti dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan Windows XP

Apakah kita menggunakan Windows XP karena merasa Windows XP lebih aman atau lebih nyaman digunakan? Jika kita merasa membutuhkan sistem operasi yang aman untuk komputer kita dan kita anggap Windows XP dapat memenuhinya maka tidak ada masalah tapi kita pun bisa melirik beberapa sistem operasi lainnya seperti Linux, FreeBSD, MacOS X atau juga Windows Vista. Sesuaikan sistem operasi dengan kebutuhan kita.

10. Lindungi sistem kita sama halnya kita melindungi dengan sistem lainnya

Beberapa tips umum untuk melindungi sistem operasi seperti: gunakan password yang kuat, update software, matikan service yang tidak perlu, lakukan enkripsi data, lindungi dengan membackup data, jangan mempercayai jaringan luar, gunakan power supply yang tidak bermasalah dan selalu awasi jaringan dapat juga diterapkan pada Windows XP.

MEMPERCEPAT KINERJA KOMPUTER


Ada banyak cara untuk mengoptimalkan kinerja komputer atau laptop kita yang super lambat.
Biasanya kita harus hack system komputer kita sendiri dari regedit atau dengan cara-cara aneh yang cukup ribet.

Kalau untuk yang ahli sih gak masalah, nah kalau untuk yang baru nyentuh komputer pasti cara hacking system komputer untuk mempercepat kinerja komputer sangat membingungkan…
Belum lagi di tambah dengan memasukan script-script aneh dengan bahasa dewa hehehe

Sebenarnya ada cara yang sangat mudah untuk membuat kinerja komputer kita menjadi cepat. Gak usah pake ribet. hanya dengan mendownload software speed gear maka komputer yang lambat kayak honda cup 70 bisa berubah jadi cepat kayak Yamaha RX king wkwkwkwkwwkwk
Pokok intinya tuh sopwer bisa membuat komputer yang lambat jadi cepat.

Pertama download dulu softwernya disini
Habis itu unzip dengan winrar/winzip
Disitu ada file Serial number yang harus kamu masukkan kalau kamu sudah menjalankan program speed gear. Tool ini juga bisa mempercepat internet dan mempercepat download. Tapi ingat kalau kamu menggunakan GRPS untuk modem dan mempunyai batasan kuota, sebaiknya jangan menggunakan alat ini sewaktu koneksi ke internet.
Loh kenapa???
Gak kenapa-kenapa sih….. cuma aku takut pulsa kamu bengkak aja hahahaha
Tuh tool juga membuat laju bandwidth jadi bergerak sangat cepat


Oke deh selamat mencoba aja……

MENGHAPUS VIRUS New Folder.exe

Salah satu virus yang sering ditemui dan dapat menular melalui USB Flasdisk adalah virus New Folder.exe. Jika sudah menginfeksi, maka akan terbentuknya berbagai folder tipuan yang terdapat pada drive terutama removable drive. Sehingga banyak folder yang berekstensi .exe sesuai dengan nama folder yang terdapat pada drive. Juga dapat mematikan berbagai servis Windows seperti disable taskmanager, disable regedit, disable folder options.

Nama-nama folder yang sering dibuat adalah New Folder.exe regsvr.exe dan berbagai folder yang ada di mana folder asli namanya dibuat seolah-olah folder asli tapi memiliki ekstensi .exe, virus ini kadang tidak terdeteksi oleh berbagai antivirus.

Berikut berbagai cara yang dapat digunakan untuk menghapus virus ini. Sebelum melakukan pembersihan terhadap virus ini non aktifkan semua koneksi jaringan. Menghapus virus secara manual, silakan enable folder options terlebih dahulu dengan menggunakan tools ini kemudian perlihatkan semua ekstensi file dengan meng-uncek pada ‘Hide extensions for known file types’ dari folder menu Folder Options. Buka jendela Search pada bagian ‘All or part of the file name:’ isikan *.exe dan pada ‘Look in:’ pilih pada semua drive. Silakan tekan tombol ‘cari’ (search). Nanti akan ditampilkan semua folder yang berekstensi .exe, silakan hapus ikon folder yang berekstensi .exe tadi. Cara berikutnya adalah dengan menggunakan bantuan tools removal, dalam hal ini kita menggunakan ComboFix.exe. Silakan download ComboFix.exe terlebih dahulu. Non aktifkan semua antivirus, karena tools ini kadang akan dianggap virus oleh antivirus. Jalankan tools ini pada Safe Mode. Selanjutnya ComboFix akan membuat restore point dan Windows akan restart. Setelah proses pencarian selesai, nanti akan ditampilkan daftar dari virus yang ditemukan, silakan hapus file virus yang ditemukan tadi termasuk file autorun.inf.

Akibat yang ditumbulkan oleh penggunaan ComboFix di luar dari tanggung jawab saya, atau baca cara penggunaannya terlebih dahulu dari sini.

Selanjutnya, bersihkan file yang menyebabkan virus ini dipanggil kembali ketika komputer direstart. Dengan cara menghapusnya dari registry editor dan msconfig, dan folder startup serta file Autorun.inf. Bila pembersihan telah selesai sebaiknya gunakan antivirus pada PC Anda sebagai pengawal, ketika adanya pemindahan data dari flashdisk dengan menggunakan antivirus seperti Avira.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat!